Mengenal Berbagai Tipe Taman yang Populer di Indonesia
Setiap taman memiliki karakter yang berbeda dan mampu menghadirkan suasana yang unik pada sebuah ruang. Di Indonesia, beragam konsep taman dapat diterapkan sesuai dengan iklim tropis, gaya arsitektur, serta kebutuhan pemiliknya. Mulai dari taman tropis yang rimbun, taman minimalis yang modern, hingga taman bergaya Jepang yang menenangkan, masing-masing memiliki kelebihan dan karakteristik tersendiri. Melalui artikel ini, Anda akan mengenal berbagai tipe taman yang populer di Indonesia sebagai inspirasi untuk mewujudkan ruang luar yang sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan Anda.
Auli Mai
7/31/20263 min baca


ANEKA JENIS TAMAN DI INDONESIA
Kali ini saya akan berbagi informasi tentang berbagai tipe taman yang ada di Indonesia. Mengetahui ciri khas dan elemen penyusun masing-masing tipe taman dapat membantu kita memperkirakan biaya pembuatan taman yang kita rencanakan.
1. TAMAN MINIMALIS
Taman jenis ini sering disandingkan dengan tipe rumah minimalis. Meskipun konsepnya sama-sama minimalis, taman minimalis masih memperbolehkan pemakaian tanaman bunga dengan warna-warninya, penambahan elemen air melalui kolam atau air mancur.
Yang membedakan hanya unsur peletakan dan kombinasi yang digunakan.
Praktis dan sederhana, inilah konsep minimalis. Pemakaian pohon yang tidak rimbun, kombinasi semak dan perdu yang monoton, serta pemakaian aksen yang seperlunya menjadi ciri khas taman minimalis.
Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat di sini contoh-contoh taman minimalisnya : (klik di sini)
2. TAMAN KERING
Dominasi batu alam berbagai warna dan ukuran menjadi salah satu ciri khas taman kering.
Untuk menonjolkan ornamen taman dengan kesan bersih dan rapi, gunakan jenis tanaman yang tidak memerlukan banyak air dalam perawatannya.
Tanaman hanya sebagai aksen karena komposisinya lebih sedikit dibandingkan dengan elemen keras yang digunakan (batu, stepping stone, ornamen taman lainnya).
Taman kering bisa diaplikasikan baik indoor maupun outdoor, tergantung dari tujuannya.
Berikut contoh beberapa taman kering yang bisa dijadikan inspirasi : (klik di sini)
3. TAMAN TEMATIK
Disebut taman tematik karena menonjolkan tema atau karakter tertentu, seperti taman bunga yang berisi berbagai tanaman berbunga. Atau taman kartun, yang berisi banyak topiari (tanaman yang dibentuk mengikuti benda tertentu) mengenai tokoh kartun.
Tanaman yang digunakan pada jenis taman ini lebih spesifik sesuai dengan tema yang diusung. Misalnya, di Taman Merah Putih, aneka tanaman dengan nuansa merah maupun putih pada warna bunga dan daun akan digunakan. Taman Sehat Keluarga akan menggunakan banyak variasi bumbu dapur maupun tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan keluarga.
Karena itu, taman jenis ini memiliki ciri khasnya masing-masing yang ditonjolkan baik oleh elemen softscape-nya (tanaman) maupun elemen hardscape-nya (ornamen taman).
Berikut adalah taman tematik yang ada di beberapa wilayah di Indonesia : (klik di sini)
4. TAMAN VERTIKAL
Dari namanya sudah jelas bahwa taman ini berbentuk vertical, dan menjadi pilihan tepat untuk tempat yang terbatas.
Menggunakan media tanam yang minimalis, taman vertikal akan memberikan kesan rimbun yang meninggi.
Tetapi harus diingat bahwa tidak semua tanaman bisa menjadi taman vertikal karena media tanam yang minimalis. Maka harus dipilih tanaman yang bisa beradaptasi dengan media tanam sedikit.
Harga taman vertikal relatif lebih mahal daripada harga taman pada umumnya, karena penggunaan media yang tidak biasa serta perhitungan struktur untuk menyangga secara vertikal akan menambah nominal budget/anggaran. Selain itu, sistem penyiraman juga harus disiapkan supaya memudahkan untuk menjangkau tanaman yang terletak paling atas.
Taman vertikal berikut bisa menjadi contoh dari penerapan konsep taman ini : (klik di sini)
5. TAMAN TROPIS
Dengan desain natural menyerupai hutan tropis, taman jenis ini sering dipakai di Indonesia, terutama di Bali. Ciri khasnya adalah pemakaian banyak corak / jenis tanaman dan memiliki bentuk daun yang lebar serta palem-paleman.
Selain itu, sistem layering (berlapis ketinggian dan corak tanaman) membuat taman semakin berwarna. Taman tropis membutuhkan banyak cahaya matahari dan air dalam perawatannya. Karena itu, tanaman yang digunakan adalah tanaman yang bisa tumbuh di iklim tropis.
Kelebihan taman tropis adalah fleksibel dengan berbagai gaya arsitektur, harga murah dan mudah perawatannya. Karena tanaman yang digunakan adalah tanaman yang mudah beradaptasi.
Untuk lebih jelasnya, silakan melihat beberapa jenis taman tropis yang bisa ditemui di beberapa resor dan properti di Indonesia : (klik di sini)
6. TAMAN FORMAL
Taman Formal yang bercirikan bentukan kaku dan formal. Meniru bentuk bangun (persegi, elips, dan lain-lain). Taman Formal akan banyak menggunakan Topiari (tanaman yang dibentuk) untuk menghasilkan pola-pola garis yang tegas.
Contoh yang nyata adalah : taman bergaya eropa. Meskipun banyak dipakai di Eropa, taman jenis ini juga sering digunakan di median jalan maupun perkantoran di Indonesia. Bentuk formal membuat taman terlihat rapi dan tegas, cocok untuk suasana perkantoran.
Kekurangannya adalah, taman ini memerlukan perawatan atau maintenance tinggi untuk membuat semua bentukan tegasnya tetap terlihat rapi.
Contoh taman formal bisa dilihat disini : (klik di sini)
7. CONTAINER GARDEN
Yang terakhir adalah Container Garden, yang jika diterjemahkan menjadi taman dalam kontainer atau menggunakan media pot. Taman jenis ini juga bisa masuk ke dalam kategori taman minimalis dan taman kering.
Tren penataan tanaman dalam pot membuat container garden menjadi pilihan untuk taman indoor dan potscaping. Selain penggunaan tanaman tunggal, container garden juga bisa menggunakan kombinasi beberapa tanaman dalam satu pot/container.
Contohnya bisa dilihat disini sini: (klik di sini)
Landscape & Garden Service
Jl. Raya Tangeb Abianbase Mengwi Badung Bali
CONTACt US
© 2026. All rights reserved.

