Tahapan Pembuatan Taman yang Perlu Anda Ketahui

Taman yang indah adalah hasil dari proses yang terencana dengan baik. Mulai dari memahami kebutuhan pemilik, menganalisis kondisi lahan, menyusun desain, hingga proses pembangunan, setiap tahapan memiliki peran penting dalam menciptakan ruang luar yang nyaman, fungsional, dan tahan lama. Dalam artikel ini, kami mengulas tahapan pembuatan taman secara menyeluruh agar Anda memahami bagaimana sebuah konsep dapat berkembang menjadi lanskap yang siap dinikmati.

Guslie Garden

8/5/20262 min baca

Potted plants beside pool - private villa
Potted plants beside pool - private villa

Proses Pembuatan Taman

Saat melihat taman yang indah, pasti terbersit keinginan untuk memiliki taman yang sama indahnya di rumah kita.

Tetapi pernahkah membayangkan bagaimana proses pembuatan taman itu? Jika kita ingin menggunakan jasa tukang taman, apa saja yang harus kita lakukan selain nego harga pembuatan taman?

Ada baiknya kita juga mengetahui apa saja yang harus kita persiapkan saat ingin membuat taman di rumah ataupun properti kita, selain menyiapkan anggaran biaya, tentunya.

1. Siapkan jenis taman yang kita inginkan.

Ada baiknya kita sudah memahami terlebih dahulu, taman seperti apa yang kita mau buat untuk rumah kita.

Anda awam dengan beragam tipe taman? Jangan khawatir, sekarang sudah banyak cara untuk mencari referensi taman yang Anda inginkan. Media sosial seperti Instagram, Pinterest, maupun media sosial lain bisa menjadi tempat mencari rekomendasi gambar taman yang kita sukai.
Selain itu, mesin pencari Google juga bisa digunakan.

2. Diskusikan dengan tukang taman atau arsitek lanskap.

Setelah mendapatkan gambar atau foto taman yang kita sukai, diskusikan dengan tukang taman atau arsitek lanskap mengenai kemungkinan apakah jenis taman tersebut bisa diterapkan di rumah atau properti kita atau tidak.

Seorang arsitek lanskap akan memberitahukan detail biaya untuk jenis taman yang kita inginkan, disertai modifikasi yang diperlukan jika ada hal yang harus diubah dari foto taman yang kita berikan.

3. Site survey atau survey lahan.

Arsitek lanskap atau tukang taman memerlukan survei kesesuaian lahan sebelum memutuskan desain yang tepat untuk rumah kita.

Buatlah janji survei supaya arsitek lanskap atau tukang taman bisa cepat memberikan analisis terhadap taman yang Anda inginkan.
Ada baiknya kirimkan foto atau video sebagai pengenalan awal terhadap lahan yang akan difungsikan sebagai taman.

4. Pelajari proposal dan anggaran biaya.

Pelajari dengan saksama harga dan proposal desain dari tukang taman atau arsitek lanskap yang diberikan.

Pada umumnya, arsitek lanskap memberikan kesempatan untuk revisi desain sebanyak 1-2 kali. Manfaatkan hal ini untuk mendapatkan desain yang benar-benar Anda inginkan.

Ada tiga macam biaya yang bisa dijadikan patokan dalam proses negosiasi harga. Yaitu :

(1) Sistem borongan, di sini, tukang taman atau arsitek lanskap tidak memberikan detail harga setiap bahan, tetapi harga yang timbul adalah harga lumpsum total keseluruhan biaya yang diperlukan dalam membuat taman.

(2) Sistem harga: di sini terlihat detail setiap harga bahan, termasuk upah pengerjaan, sehingga Anda bisa menegosiasikan harga per bahannya dengan mengurangi jumlah tanaman atau menggantinya dengan tanaman lain yang memiliki harga lebih murah.

(3) Sistem upah, tukang taman atau arsitek lanskap akan memberikan harga bahan dengan upah pengerjaan terpisah. Di sini Anda bisa belanja bahan sendiri dengan membayar upah pengerjaan kepada tukang taman. Atau menyerahkan pembelanjaan kepada tukang taman dengan sistem setor nota.

5. Tentukan timeline pengerjaan taman.

Jika sudah ada kesepakatan dengan tukang taman atau arsitek lanskap mengenai harga pembuatan taman, langkah selanjutnya adalah menentukan waktu pengerjaan.

Berapa hari? Dikerjakan pagi, siang, atau sore? Sudahkah area bersih dari pekerjaan sipil lainnya? Di mana letak sumber air untuk penyiraman setelah penanaman?
Hal-hal ini harus diperhatikan saat menentukan waktu pengerjaan taman.

6. Ajukan garansi taman.

Tidak semua tukang taman memberikan garansi tanaman maupun garansi perawatan setelah selesai mengerjakan taman.

Ajukan permintaan garansi untuk menjamin taman tetap cantik setelah pengerjaan selesai. Berapa lama garansi yang diperlukan, tergantung pada luas dan nominal harga taman.
Pada umumnya, garansi diberikan selama 1 bulan setelah penanaman untuk taman skala kecil. Dan jika garansi yang diberikan melebihi 1 bulan, maka akan timbul biaya lain untuk masa garansi perawatan (maintenance warranty) selama minimal 3 bulan dan maksimal 6 bulan.

Garansi tanaman bisa meliputi pengecekan teratur kondisi tanaman secara mingguan, pemupukan, atau bahkan perawatan tanaman secara penuh untuk garansi perawatan 3–6 bulan.

Jadi, sudah tidak bingung lagi kan, dengan persiapan membuat taman yang cantik untuk rumah kita?

Konsultasi taman, vertical garden, tanaman interior dan renovasi taman?

Silahkan hubungi Guslie Garden di : Whatsapp 082334711019 atau 085854717388

Landscape & Garden Service

Jl. Raya Tangeb Abianbase Mengwi Badung Bali

CONTACt US

© 2026. All rights reserved.

logo guslie garden in white
logo guslie garden in white